KONSELOR.FORUM.ST
SILAKAN LOGIN AGAR ANDA BISA IKUT BERPARTISIPASI DALAM FORUM INI
KONSELOR.FORUM.ST

FORUM KONSELOR INDONESIA

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Latest topics
» Perlukah program BK?
Thu Nov 17, 2011 2:26 pm by syamsu nur

» Dana operasional BK
Mon Jun 06, 2011 9:47 pm by mujiw

» Konselor masa depan
Wed May 25, 2011 1:52 am by sukiman

» Layanan penempatan dan penyaluran
Wed May 25, 2011 1:12 am by sukiman

» Bimbingan kelompok di sekolah
Mon May 23, 2011 2:35 am by sukiman

» Tugas dilematis
Mon May 23, 2011 2:21 am by sukiman

» Menghukum siswa yang nakal
Mon May 23, 2011 2:05 am by sukiman

» Layanan konseling
Sat May 21, 2011 6:45 pm by sukiman

» Sikap siswa terhadap konselor
Sat May 21, 2011 2:57 am by sukiman


You are not connected. Please login or register

Peran dan Fungsi Konselor di Sekolah Dasar

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Peran dan Fungsi Konselor di Sekolah Dasar on Sun Jan 09, 2011 9:31 pm

mujiw


KONSELOR MUDA
KONSELOR MUDA
Menurut
Komite Konselor Sekolah Dasar (ACES–ASCA; 1966), dilaporkan bahwa peran dan
fungsi konselor sekolah dasar sedikitnya ada tiga, yaitu: (1) konseling, (2)
konsultasi dan (3) koordinasi.

Sedangkan menurut Pusat Sumber Informasi
Pendidikan atau Pelayanan Konseling dan Personal (ERIC/CAPS), bahwa peran dan
fungsi konselor di sekolah dasar dapat diidentifikasi sebagai berikut:
konseling, konsultasi, pengukuran siswa, membatu orang tua siswa, memberikan
referal, program perencanaan, pengembangan karir, sebagai agen pembaharu,
ombudsman, pendisiplin, humas, melakukan penelitian lokal, perencanaan
kurikulum, dan melakukan screening.

Selanjutnya, Wilgus dan Shelley (1988) menambahkan beberapa tanggung jawab
berkenaan dengan peran dan fungsi konselor di SD, sebagai berikut: menyajikan
informasi dan pendidikan pada orang tua, mengadakan pertemuan baik yang
bertujuan bimbingan dan konseling maupun yang bukan, program kelas, program
pengenalan, pengembangan staf, pengalihan, observasi kelas, hubungan orang tua,
dan tanggung jawab lainnya terhadap sarana dan prasarana penujang di sekolah.
Pakar lainnya, Snyder (1993) menambahkan beberapa tanggung jawab lain berkaitan
dengan peran konselor di SD, yaitu: pelatihan dan koordinasi program bantuan
teman sebaya, dan tugas administrasi seperti: pengukuran, supervisi,
keterlibatan dalam komite penasehat bimbingan dan konseling, dan memimpin
evaluasi program bimbingan.

Hal penting lain yang perlu dipertimbangkan adalah waktu yang tersedia bagi
konselor untuk dapat menjalakan peran dan fungsinya secara optimal. Dalam
kaitan ini Handerson (1987) secara khusus mempresentasikan penggunaan waktu
bagi konselor agar tercapai keseimbangan yang optimal dalam program bimbingan
di SD, dalam empat komponen program, yaitu: 40% untuk komponen kurikulum
bimbingan, 25% untuk perenncanaan individual, 25% untuk pelayanan responsive,
dan 10% untuk dukungan sistem.


(sumber:
Drs. Iding Tarsidi, M. Pd. www.konselorindonesia.blogspot.com)


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik