KONSELOR.FORUM.ST
SILAKAN LOGIN AGAR ANDA BISA IKUT BERPARTISIPASI DALAM FORUM INI
KONSELOR.FORUM.ST

FORUM KONSELOR INDONESIA

Navigation
 Portal
 Indeks
 Anggota
 Profil
 FAQ
 Pencarian
Latest topics
» Perlukah program BK?
Thu Nov 17, 2011 2:26 pm by syamsu nur

» Dana operasional BK
Mon Jun 06, 2011 9:47 pm by mujiw

» Konselor masa depan
Wed May 25, 2011 1:52 am by sukiman

» Layanan penempatan dan penyaluran
Wed May 25, 2011 1:12 am by sukiman

» Bimbingan kelompok di sekolah
Mon May 23, 2011 2:35 am by sukiman

» Tugas dilematis
Mon May 23, 2011 2:21 am by sukiman

» Menghukum siswa yang nakal
Mon May 23, 2011 2:05 am by sukiman

» Layanan konseling
Sat May 21, 2011 6:45 pm by sukiman

» Sikap siswa terhadap konselor
Sat May 21, 2011 2:57 am by sukiman


You are not connected. Please login or register

Konselor masa depan

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down  Message [Halaman 1 dari 1]

1 Konselor masa depan on Sun Jan 09, 2011 3:15 pm

nono19


KANDIDAT
KANDIDAT
Impian saya, suatu hari nanti Konselor sekolah di Indonesia menjadi berkembang menjadi profesi yg terhormat di masyarakat, keberadaannya dihargai setara profesi psikolog.
Di sekolah, kehadirannya tidak ditakuti atau dihindari oleh para siswa, tapi justru menjadi sosok yang paling dicari dan dibutuhkan oleh para siswa.
Mungkinkah...oh..mungkinkah?????? Razz Laughing

2 Re: Konselor masa depan on Fri Jan 14, 2011 9:59 pm

Budi82


KANDIDAT
KANDIDAT
nono19 wrote:Impian saya, suatu hari nanti Konselor sekolah di Indonesia menjadi berkembang menjadi profesi yg terhormat di masyarakat, keberadaannya dihargai setara profesi psikolog.
Di sekolah, kehadirannya tidak ditakuti atau dihindari oleh para siswa, tapi justru menjadi sosok yang paling dicari dan dibutuhkan oleh para siswa.
Mungkinkah...oh..mungkinkah?????? Razz Laughing


Itu memang menjadi impian semua, tp yg menjadi masalah kehadiran BK di sekolah terlanjur dipandang negatif oleh para siswa, dan dianggap sebelah mata oleh guru lain. Ini semua tidak lepas dari ketidakprofesionalan kinerja konselor.
Citra konselor di sekolah sudah menjadi momok bagi siswa. Mana mungkin siswa mau meminta bantuan kepada sosok yang ditakuti dan sebisa mungkin ingin dihindari.
Kalau kita ingin mengubah situasi, harus dimulai dari diri kita sendiri.
Apakah kita ingin BK tetap dan terus terpuruk, atau membangun konsep BK dengan paradigma baru.
Mungkinkah??? Bagaimana cara memulainya??
BK di Indonesia telah dikenal lebih dari 3 dasa warsa, dan selama itu , sepertinya kita hanya jalan di tempat.
BK itu hanya bagus di konsep, tp buruk diimplementasinya.
Salah siapa???????? affraid affraid

3 Nono19's dream on Wed May 25, 2011 1:39 am

sukiman


KONSELOR MUDA
KONSELOR MUDA
Budi82 wrote:
nono19 wrote:Impian saya, suatu hari nanti Konselor sekolah di Indonesia menjadi berkembang menjadi profesi yg terhormat di masyarakat, keberadaannya dihargai setara profesi psikolog.
Di sekolah, kehadirannya tidak ditakuti atau dihindari oleh para siswa, tapi justru menjadi sosok yang paling dicari dan dibutuhkan oleh para siswa.
Mungkinkah...oh..mungkinkah?????? Razz Laughing


Itu memang menjadi impian semua, tp yg menjadi masalah kehadiran BK di sekolah terlanjur dipandang negatif oleh para siswa, dan dianggap sebelah mata oleh guru lain. Ini semua tidak lepas dari ketidakprofesionalan kinerja konselor.
Citra konselor di sekolah sudah menjadi momok bagi siswa. Mana mungkin siswa mau meminta bantuan kepada sosok yang ditakuti dan sebisa mungkin ingin dihindari.
Kalau kita ingin mengubah situasi, harus dimulai dari diri kita sendiri.
Apakah kita ingin BK tetap dan terus terpuruk, atau membangun konsep BK dengan paradigma baru.
Mungkinkah??? Bagaimana cara memulainya??
BK di Indonesia telah dikenal lebih dari 3 dasa warsa, dan selama itu , sepertinya kita hanya jalan di tempat.
BK itu hanya bagus di konsep, tp buruk diimplementasinya.
Salah siapa???????? affraid affraid

Semuanya serba mungkin, jika ...
"BK itu hanya bagus di konsep, tp buruk diimplementasinya".
Kata hanyapd kalimat di atas perlu dihilangkan, diubah menjadi:""BK itu konsepnya bagus, tp buruk diimplementasinya". Berdasarkan kalimat yg diperbaharui tersebut yg perlu disoal adalah implementasi BK yg buruk. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja riil yg kita tampilkan belum mencerminkan kondisi sebagaimana BK didefinisikan. Soal dipandang sebelah mata oleh pihak lain, kita jadikan starting point, trigger, pematik untuk membuktikan bahwa pandangan mereka tidak benar lewat kinerja apik yang kita tampilkan. Lewat memulai dari diri sendiri, di sini dan sekarang, kita lakukan refleksi diri tentang kompetensi kita sebagai konselor pendidikan. Kekurangan yang kita dapati pada kompetensi kita diupayakan perbaikannya untuk bisa tampil lebih bagus dari kemarin Very Happy sunny

4 Re: Konselor masa depan on Wed May 25, 2011 1:52 am

sukiman


KONSELOR MUDA
KONSELOR MUDA
Sewaktu kuliah dulu diperkenalkan adanya model-model pendekatan dalam konseling, seperti Psikoanalisis, Behavioristik, Eksistensial Humanistik, Analisis Transaksional, Trait and factor, Gestalt, Client Centered Approach, Reality therapy, dan konseling Pancawaskita. Itu semua sekali lagi baru sampai pada tahap pengenalan. Saya percaya teman-teman telah mempunyai pengalaman dalam mempraktikkan model-model konseling tersebut, oleh karena itu tolong dong dibagi pengalaman dimaksud disertai langkah-langkah/pentahapannya, agar kita bisa menampilkan kinerja sesuai dengan profesi yang kita cintai ini!

Sponsored content


Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas  Message [Halaman 1 dari 1]

Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik